PHK seringkali datang tanpa persiapan dan meninggalkan beban mental yang tidak ringan. Karena itu, agar tetap tegar, penting bagi Anda untuk memahami langkah mengatasi dampak buruk PHK sekaligus memanfaatkan perlindungan dari BPJS sebagai penopang di masa sulit.
BPJS sendiri menghadirkan berbagai program jaminan sosial, mulai dari Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Perlindungan ini bertujuan memberikan rasa aman, menjaga stabilitas ekonomi, bahkan membantu Anda untuk mendapatkan pelatihan dan pekerjaan baru.
5 Cara Mengatasi Dampak Buruk PHK
Melansir Databoks, di sepanjang tahun 2025, sebanyak 88.519 pekerja di Indonesia mengalami Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK. Agar tidak stres dan tertekan, berikut cara mengatasi dampak buruknya.
1. Menyusun Rencana Keuangan
Setelah PHK, masalah keuangan bisa menjadi faktor yang membuat Anda stres. Oleh karena itu, Anda perlu membuat anggaran keuangan yang baru. Anda bisa mulai dengan mengurangi pengeluaran tidak penting dan prioritaskan kebutuhan pokok. Jangan pula ambil utang apapun karena itu bisa memberatkan arus keuangan.
2. Membuat Jadwal Mencari Pekerjaan Baru
Mengatasi dampak buruk PHK berikutnya adalah membuat jadwal mencari pekerjaan baru. Sebelum melangkah, Anda harus memiliki strategi supaya tidak semakin lelah. Misalnya, 4 hingga 5 jam sehari untuk mencari peluang kerja, memperbarui resume, hingga follow up perusahaan yang sudah dilamar.
Ingat! Jika belum siap mencari pekerjaan baru, jangan memaksakan diri. Pasalnya, stres yang belum terkontrol setelah PHK bisa mengganggu performa dan kepercayaan diri Anda.
3. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Mengalami PHK memang bisa mengguncang mental, terlebih di situasi yang sulit seperti sekarang. Namun, bukan berarti Anda harus frustrasi dan terus terpuruk dengan keadaan sampai tidak memikirkan kesehatan. Sebisa mungkin, tetap prioritaskan kesehatan fisik maupun mental.
Anda bisa berhenti sejenak, istirahat, dan melakukan hobi untuk menenangkan diri. Selain itu, alih-alih mengonsumsi alkohol dan begadang, lebih baik lakukan olahraga secara teratur. Sebab, olahraga dapat membantu mengelola stres. Ini akan menjadi langkah awal Anda mencari jalan keluar terbaik tanpa mengorbankan hidup.
4. Mempertimbangkan Pekerjaan Freelance
Dewasa ini, banyak industri yang mulai mempekerjakan pekerja lepas atau kontrak untuk proyek-proyek jangka pendek. Ketika pekerjaan tetap sulit didapatkan, Anda bisa mencoba mempertimbangkan proyek ini demi memperoleh pemasukan tambahan.
Meski tidak menawarkan stabilitas pekerjaan tetap, pekerjaan freelance memungkinkan tetap produktif sambil mencari kesempatan pekerjaan tetap.
5. Menjelajahi Peluang di Industri Lain
Langkah terakhir adalah menjelajahi peluang baru di industri lain. Ini akan memperluas kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan di bidang lain. Jika bisa, utamakan industri yang sedang berkembang seperti teknologi informasi, kesehatan, marketing, hingga logistik yang peluangnya jauh lebih besar.
Sudah Tahu Cara Mengatasi Dampak Buruk PHK?
PHK sering kali meninggalkan luka dan kekhawatiran, terutama jika Anda kehilangan satu-satunya sumber penghasilan. Tidak hanya menerapkan cara mengatasi dampak buruk PHK yang tepat, memiliki perlindungan dari BPJS juga penting agar Anda bisa menghadapi masa sulit dengan lebih tenang.
Sebab, BPJS akan memberikan jaminan sosial agar Anda tetap memiliki pegangan finansial. Terdapat pula program jaminan kehilangan pekerjaan yang memberikan bantuan saat Anda terkena PHK. Manfaatnya pun dapat berupa uang tunai, informasi lowongan, dan pelatihan. Yuk, daftar dan pastikan Anda mendapat perlindungan!

