Jika kamu sedang asyik bermain padel atau olahraga lainnya tapi ternyata mengalami cedera engkel atau yang biasa lebih dikenal dengan cedera pergelangan kaki dikarenakan posisinya yang salah secara tiba-tiba pastinya memang tidak membuat nyaman. Walaupun bisa sembuh dengan sendirinya, ada juga cedera engkel yang akhirnya bisa membuat tidak bisa beraktifitas seperti biasanya. Jika hal itu sampai terjadi, memang sebaiknya memiliki asuransi kecelakaan olahraga dan langsung ke rumah sakit untuk pertolongan lebih lanjut ke dokter.

Walaupun sama-sama engkel, namun ada nama lain dari masing-masing cedera yang sesuai dengan posisinya, yaitu :

  1. Tendinitis

Ini adalah kondisi tendon yang menghubungkan otot ke tulang mengalami peradangan atau iritasi. Hal ini bisa terjadi pada bagian sendi atau mungkin juga dibagian mana saja tetapi kondisi ini cenderung lebih sering menyebabkan cedera engkel pada kaki.

2. Keseleo

Pasti pernah atau sering keselo, kan? Keseleo sendiri adalah kondisi yang terjadi pada ligament yaitu jaringan ikat yang ada pada persendiran yang menghubungkan antara tulang yang satu dengan yang lainnya mengalami bengkak atau bisa disebut dengan peradangan. Keseleo juga bisa ditandai dengan adanya memar pada kulit.

3. Tendon putus

Ketika adanya tendon pada engkel kaki putus, kaki akan terasa nyeri dan tidak akan membuat kita terasa sangat sakit ketika mencoba berjalan. Jangan ditunda ya, jika ini terjadi harus dilakukan penanganan segera.

4. Patah tulang dan sendi kaki

Patah tulang biasanya ditandai dengan adanya retakan pada tulang yang ditandai dengan tulang yang menonjol keluar hingga menembus kulit. Kondisi ini sering terjadi pada seseorang yang mengalami cedera pada kendaraan bermotor akibat lalu lintas bahkan ada yang dari olahraga.

Ketika mengalami cedera engkel, ada baiknya langsung segera ditangani oleh dokter agar bisa dilakukan penanganan yang sesuai dengan kondisi cedera. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen atau USG untuk melihat kondisi otot, tulang, kaki, dan engkel yang mengalami cedera. Dalam kasus cedera ringan, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen. Sementara untuk kasus yang lebih berat, maka akan dibantu dengan penanganan yang sesuai dengan hal yang terjadi pada engkel seperti pemasangan gips, fisioterapi, sampai bisa dengan operasi.

Jangan sampai cedera pada engkel terjadi pada kamu. Ada baiknya sebelum berolahraga, melakukan pemanasan dan setelah melakukan pendinginan agar otot yang ada pada tubuh tidak kaget karena adanya gerakan tiba-tiba dari tubuh. Tidak hanya itu, lakukan kegiatan dengan hati-hati untuk meminimalisir cedera yang akan terjadi pada tubuh. Semoga artikel ini bisa menjadi sumber informasi lainnya yang berguna.

By admin1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *