Bukan Sekadar Tugas Akhir: Ini Makna Capstone Design yang Dibahas UPER Bersama Kampus Se-Indonesia

Bagi mahasiswa Teknik Geofisika, tugas akhir sering kali dipandang sebatas formalitas kelulusan. Padahal, ketika dirancang dengan tepat, tugas akhir dapat menjadi ruang penting untuk mengintegrasikan seluruh pengetahuan yang telah dipelajari mahasiswa ke dalam sebuah karya nyata yang mencerminkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja. Konsep inilah yang dikenal sebagai Capstone Design, dan menjadi topik utama dalam sebuah forum nasional yang digelar belum lama ini.

Universitas Pertamina dipercaya menjadi tuan rumah Forum Penyelenggara Pendidikan Geofisika Indonesia (FPPGI) 2026, yang mengangkat lokakarya bertajuk “Capstone Design dan Basic Science dalam Perspektif Akreditasi LAM untuk Geofisika”. Forum ini mempertemukan perwakilan program studi Teknik Geofisika dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk membahas satu pertanyaan mendasar: bagaimana seharusnya Capstone Design dirancang agar benar-benar mencerminkan kesiapan lulusan menghadapi dunia industri?

Lokakarya berlangsung selama dua hari, 23–24 Juli 2026, bertempat di Auditorium Griya Legita Universitas Pertamina, dan diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi. Sebagai narasumber utama, forum menghadirkan Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur, M.Sc., IPU, ASEAN Eng., yang menjabat sebagai Wakil Rektor I Universitas Trisakti sekaligus Asesor LAM Teknik, membawa perspektif langsung dari sisi penilaian akreditasi.

Pembahasan forum tidak berhenti pada definisi konseptual semata. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendalami berbagai aspek teknis implementasi Capstone Design, mulai dari cara menentukan bobot SKS yang tepat, penempatan mata kuliah dalam struktur kurikulum, hingga bagaimana model implementasi dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing program studi tanpa keluar dari kriteria akreditasi LAM Teknik.

Salah satu benang merah yang mengemuka dalam diskusi adalah pentingnya menempatkan Capstone Design sebagai bagian dari penguatan Outcome-Based Education (OBE), bukan sekadar mata kuliah tambahan di akhir masa studi. Pendekatan ini dinilai relevan khususnya bagi Teknik Geofisika, mengingat karakter keilmuannya yang menuntut integrasi berbagai disiplin sains dan teknologi dalam memahami kondisi bawah permukaan bumi.

Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur menyampaikan bahwa penyamaan persepsi antarpenyelenggara pendidikan menjadi fondasi penting agar implementasi Capstone Design tidak berjalan sendiri-sendiri di tiap kampus, melainkan mengacu pada standar yang sejalan dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dari sisi hasil, forum ini membuahkan dua capaian konkret yang dapat langsung dimanfaatkan oleh perguruan tinggi peserta: kesepakatan bersama mengenai konsep dasar Capstone Design untuk Program Studi Teknik Geofisika, serta draft pedoman implementasi yang disusun sebagai acuan awal. Draft ini terbuka untuk disesuaikan lebih lanjut oleh masing-masing institusi sesuai karakteristik dan sumber daya yang dimiliki.

Bagi Universitas Pertamina sendiri, kesempatan menjadi tuan rumah forum ini memperkuat perannya bukan hanya sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan gagasan lintas institusi dalam merumuskan arah pendidikan Teknik Geofisika ke depan. Peran ini sejalan dengan semangat UPER Berdampak, yang mendorong kontribusi kampus terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi secara lebih luas, termasuk mendukung SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan lintas institusi.

Forum semacam ini menunjukkan bahwa penyempurnaan kurikulum bukan proses satu arah dari kampus ke mahasiswa, melainkan hasil dialog berkelanjutan antarpenyelenggara pendidikan untuk memastikan lulusan benar-benar siap menjawab kebutuhan industri geosains dan energi.

Ingin belajar di kampus yang terus menyempurnakan kurikulumnya lewat dialog dan kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan tinggi lain? Yuk, cari tahu lebih lanjut lewat Pendaftaran Universitas Pertamina dan temukan program studi yang sesuai dengan minatmu di bidang geosains.

 

 

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *